Lailatul Qadar Malam Penuh Berkah

Menemui Para Pecinta Tuhan: Pencari Malam Lailatul Qadar

Malam Lailatul Qadar merupakan suatu malam yang penuh dengan kebaikan dan kemuliaan yang datang pada bulan puasa atau bulan Ramadhan. Malam Lailatul Qadar juga dikenal dengan malam kemuliaan.Karena ibadah yang dilakukan dalam satu malam ini setara dengan 84 tahun. Malam Lailatul Qadar juga sangat ditunggu umat muslim sedunia karena merupakan malam dengan kebaikan melebihi 1.000 bulan. Karena pada malam Lailatul Qadar, setiap satu amalan yang dikerjakan akan lebih besar pahalanya dibandingkan malam-malam lainnya di bulan puasa. Adanya malam Lailatul Qadar berhubungan saat bulan puasa saja, baiknya melaksanakan ibadah pada malam Lailatul Qadar dilakukan dengan hati yang tulus, untuk mendapatkan pengampunan dari Allah Swt.

Asal muasal malam Lailatul Qadar di awali dengan Nuzulul Qur’an atau waktu turunnya Al-Qur’an ke bumi biasa diperingati pada 17 Ramadan. Dalam surat Al-Qadr ayat 1-5 Allah Swt berfirman, “Sesungguhnya kami telah menurunkannya (Al-qur’an) pada malam kemuliaan. Tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.”. Dari Surat tersebut dapat disimpulkan bahwa peristiwa diturunkannya Al-Qur’an terjadi pada Lailatul Qadar, yang digambarkan lebih baik daripada seribu bulan.  Surat Al-Qadr diturunkan ketika Nabi Muhammad SAW sedang merenung di Gua Hira.

Melalui narasi, Nabi Muhammad SAW memberi tahu untuk mencari malam Lailatul Qadar di salah satu dari sepuluh malam terakhir di bulan puasa, khususnya malam dengan hitungan ganjil. Hal tersebut berarti malam bulan Ramadan ke-21, 23, 25, 27, dan 29 semuanya memiliki potensi tinggi untuk menjadi malam Lailatul Qadar. Terdapat maksud yang baik dari petunjuk di tanggal yang tidak diketahui ini, yakni memberikan kesempatan kepada seseorang untuk melakukan ibadah tambahan sepanjang hari terakhir pada bulan puasa dengan harapan mendapatkan tanggal yang tepat. Karena, apabila satu malam tertentu diketahui, manusia secara alami akan mengerahkan seluruh upaya mereka pada satu malam itu saja, dan kemungkinan mengendur pada malam-malam lainnya.

Terdapat tujuh keistimewaan malam Lailatul Qadar, yaitu:

  • Pertama, malam Lailatul Qadar lebih baik daripada seribu bulan. Amalan-amalan yang dilakukan pada malam Lailatul Qadar lebih baik dari amalan di 1000 bulan.
  • Kedua, malam Lailatul Qadar merupakan malam yang Allah penuhi keberkahan di dalamnya.
  • Ketiga, pada malam Lailatul Qadar, malaikat turun ke bumi. Turunnya malaikat ke bumi menandakan turunnya berkah dan rahmat. Sebagaimana malaikat turun ketika ada yang membacakan Al-qur’an, mereka akan mengitari orang-orang yang berada dalam majelis dzikir dan ilmu. Serta malaikat akan meletakkan sayap-sayap mereka pada penuntut ilmu karena malaikat sangat mengagungkan mereka.
  • Keempat, pada malam Lailatul Qadar penuh dengsn keselamatan, di mana setan tidak dapat berbuat apa-apa baik berbuat jelek maupun mengganggu yang lain. Lalu. pada malam Lailatul Qadar, banyak yang selamat dari hukuman dan siksa neraka karena mereka melakukan ketaatan pada Allah Swt di sepanjang malam tersebut.
  • Kelima, pada malam Lailatul Qadar akan dirinci di Lauhul Mahfuzh mengenai penulisan takdir dalam setahun, juga akan dicatat ajal dan rizki. Dan juga akan dicatat segala sesuatu hingga akhir dalam setahun.
  • Keenam, Allah Swt mengampuni semua dosa yang telah dilakukan hambanya yang menghidupkan malam Lailatul Qadar.
  • Ketujuh, malam Lailatul Qadar merupakan malam di mana diturunkannya Al-qur’an.

 

 

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *