Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid Larangan Serta Niatnya

Niat, Doa dan Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid Yang Benar

Haid adalah sebuah masa yang pasti akan dialami oleh setiap wanita. AlHakim dan Ibn al-Munzir telah meriwayatkan tentang datangnya haid pada wanita, bahwa haid bermula pada saat hawa setelah dikeluarkan dari surga. Timbulnya haid pada wanita juga tidaklah mudah karena akan timbul gejala seperti nyeri dan sebagainya. Berikut tata cara mandi wajib setelah haid larangan serta niatnya antara lain :

  1. Dilarang shalat dan mengqada

Ketika wanita sedang mengalami masa haid maka dilarang untuknya melaksanakan sholat. Wanita tersebut juga dilarang untuk mengqadhanya sehingga wanita tersebut diharuskan untuk meninggalkan shalat. Hal ini telah dijelaskan pada hadist riwayat Sunan an-Nasa’i: IV:504 yang berbunyi : “Kami juga pernah haid pada masa Rasulullah dan dari itulah kami kemudian suci, maka beliau telah memerintahkan kami untuk meng-qadha puasa dan tidak memerintahkan kami untuk meng-qadha salat.”

 

  1. Hadits dari Fathimah bintu Abi Hubaisy RA

أَتَجْزِى إِحْدَانَا صَلاَتَهَا إِذَا طَهُرَتْ فَقَالَتْ أَحَرُورِيَّةٌ أَنْتِ كُنَّا نَحِيضُ مَعَ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – فَلاَ يَأْمُرُنَا بِهِ . أَوْ قَالَتْ فَلاَ نَفْعَلُهُ

Artinya: “Apakah kami memerlukannya yakni mengqodho’ shalat kami ketika suci?” Aisyah menjawab, “Apakah engkau seorang Haruri? Dahulu kami mengalami haid di masa Nabi SAW masih hidup, namun beliau tidak memerintahkan kami untuk mengqodho’nya. Atau Aisyah berkata, “Kami pun tidak mengqodho’nya.” (HR Bukhari).

 

  1. Dilarang berpuasa

Pada saat siklus haid sedang terjadi maka wanita dilarang berpuasa. Datangnya haid dapat membatalkan puasa tak terkecuali apapun. Ketika sang wanita sedang haid maka dikhususkan untuk menunggu hingga berhenti haid tiba. Hal ini bertujuan karena puasa adalah idabah yang suci dan hanya dilakukan ketika kondisi dalam keadaan bersih.

 

  1. Dilarang thawaf

Ketika pergi haji ataupun umrah maka setiap muslim akan melakukan thawaf. Hal ini juga perlu dilakukan pada orang – orang yang bersih dan terhindar dari hadas besar dan kecil termasuk haid. Oleh karena itulah bagi hambanya yang sedang haid maka tidak akan diterimanya suatu pahala untuknya. Jadi sebelum melakukan thawaf maka pastikan terlebih dulu bahwa kondisi tubuh fit dan tidak sedang haid.

 

  1. Dilarang berhubungan seksual

Terdapat hadist yang menjelaskan tentang haid dalam berhubungan intim. Berdasar surat al – baqarah ayat 222 menjelaskan bahwa wanita yang sedang haid tidak diperbolehkan untuk melakukan hubungan intim. Berdasar perspektif medis, berhubungan intim disaat haid akan mengakibatkan beberapa kondisi tubuh yang ekstrim.

 

  1. Membaca al – quran

Ketika sedang haid maka wanita tetap dapat membaca al – quran namun dengan metode dan alat yang berbeda. Untuk memegang al – quran dari kitabnya maka hal ini tidak diperbolehkan. Namun, apabila Anda ingin membaca al – quran maka bisa mengandalkan gadget atau teknologi lainnya.

 

  1. Berzikir dan berdoa

Berdoa agar apapun dapat dilancarkan dan adil. Ketika haid maka wanita juga dianjurkan untuk tetap berdzikir dan berdoa. Tidak ada larangan bagi wanita yang sedang haid untuk dapat mendekatkan diri padanya. Siapapun tetap dapat berdoa baik ketika membacanya secara fasih hingga memahaminya.

 

  1. Belajar ilmu agama

Agama adalah ilmu yang sangat penting. Agama juga berfungsi untuk membentuk aklaq hingga perilaku yang dapat membuat seseorang menjadi lebih baik. Tata cara mandi wajib setelah haid larangan serta niatnya dengan belajar ilmu agama.

 

Tata cara mandi wajib setelah haid perlu diawali dengan niat. Selama niat yang dilakukan adalah baik maka pahala juga akan mengalir.


Leave a Reply

Your email address will not be published.