Amalan Bacaan Doa Qunut Subuh, Ini Keutamaan Dan 3 Macam Qunut Yang Bisa Dibaca

Bacaan Doa Qunut: Qunut Subuh, Witir, Nazilah

Sebagian muslim biasanya membaca doa qunut saat shalat subuh. Dalam bahasa Arab, istilah Qunut berasal dari akar kata “Qanata” yang artinya adalah “merendahkan diri kepada Allah SWT”. Sementara dalam syariat, arti kata Qunut adalah “berdoa kepada Allah SWT sebagai wujud penghambaan dan ketaatan.”

Selain ikhtiar Anda dalam berbagai urusan dunia, namun Anda juga harus tetap bertawakal dan berserah diri kepada Allah SWT sebagai penentu hasil akhir dari semua yang akan terjadi kepada Anda, baik di dunia maupun di akhirat kelak.

Bacaan doa Qunut subuh telah dianggap sebagai ibadah yang disyariatkan. Hal tersebut lantaran telah diriwayatkan oleh banyak sahabat bahwa Rasulullah SAW pun rutin membaca doa qunut subuh semasa hidupnya.

Berikut dibawah ini bacaan doa qunut subuh dan keutamaannya :

“Allahummahdini fi man hadait, wa ‘afini fi man ‘afait, wa tawallani fi man tawallait, wa barikli fi ma a’thait, wa qini syarra ma qadhait, fa innaka taqdhi wa la yuqdha ‘alaik, wa innahu la yazillu man walait, wa la ya’izzu man ‘adait, tabarakta rabbana wa ta’alait, fa lakal hamdu a’la ma qadhait, wa astagfiruka wa atubu ilaik, wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallam.”

Artinya : “Ya Allah, berikanlah aku petunjuk bersama mereka yang telah Engkau berikan petunjuk. Dan jadikanlah aku dalam keadaan sehat bersama mereka yang telah Engkau jaga kesehatannya.

Dan peliharalah aku bersama mereka yang telah Engkau pelihara. Dan berkahilah untukku apa – apa yang sudah Engkau berikan (kepadaku). Dan lindungilah aku daripada kejahatan apa – apa (takdir) yang sudah Engkau tetapkan.

Sesungguhnya Engkaulah Yang Menetapkan (takdir) dan tidak ditetapkan (takdir) kepada-Mu. Dan sesungguhnya tidak akan menjadi hina siapa – siapa yang telah Engkau berikan pertolongan (dalam perkara – perkaranya). Dan tidak akan mendapatkan kemuliaan siapa – siapa yang Engkau musuhi, Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi Engkau”.

Ku memohon ampun dari Engkau dan aku bertaubat kepada Engkau. (Dan semoga Allah) mencurahkan rahmat dan sejahtera keatas junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya.”

Lantas, apa keutamaan membaca doa Qunut? Sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, dari Jabir berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, yang artinya :

“Shalat yang paling utama adalah shalat yang panjang (bacaan) qunutnya.”

Dalam hadits tersebut bisa disimpulkan bahwa sangat dianjurkan untuk membaca doa Qunut dalam shalat, sebab bacaan doa qunut tersebut menjadi salah satu faktor keutamaan shalat baik sunnah maupun wajib.

Adapun waktu yang tepat untuk membaca doa Qunut sebagaimana yang telah dilakukan Rasulullah SAW, banyak sumber dari hadis yang mengungkapkan bahwa Rasulullah SAW membaca doa Qunut saat shalat maghrib dan shalat fajar (subuh)

Sebagaimana dinukil dari Sahih Muslim, terdapat 3 macam Qunut yaitu :

  1. Qunut Nazilah

Ini merupakan Qunut yang dibacakan saat suatu kaum sedang ditimpa musibah. Nazilah sendiri bisa artikan sebagai “musibah yang melanda”.

  1. Qunut Witir

Sementara Qunut Witir merupakan Qunut yang dibacakan saat rakaat terakhir shalat witir pada setiap malam di bulan Ramadhan.

  1. Qunut Fajar (Shubuh)

Dan ini merupakan Qunut yang dibacakan saat shalat Shubuh. Sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Anas bin Malik r.a. Dari hadis tersebut bisa disimpulkan bahwa hadis sebelumnya menyebutkan bahwa Rasulullah berqunut pada Waktu shubuh dan magrib, namun yang paling dijaga amalannya hingga wafat adalah Qunut saat shalat shubuh.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *