Cara Benar Shalat Tarawih 20 Rakaat 

Cegah Penyebaran COVID-19, Warga Jambi Diminta Salat Tarawih di Rumah 

Ibadah sunnah yang dikerjakan di setiap malam pada bulan suci Ramadhan atau bulan puasa adalah shalat tarawih. Waktu untuk mengerjakan shalat tarawih ini setelah selesai shalat isya, dan dianjurkan untuk dikerjakan secara berjamaah. Kesunnahan shalat tarawih ini tidak perlu diragukan lagi dan para ulama sudah bersepakat tentang hal ini. Terlebih lagi keutamaan shalat tarawih ini sudah disebutkan dalam banyak hadits. 

Salah satu haditsnya yang meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : “Barang siapa beribadah (tarawih) di bulan Ramadhan seraya beriman dan ikhlas, maka akan diampuni baginya dosa yang sudah lampau.” (HR Bukhari, Muslim, dan lainnya). 

Tentang jumlah rakaat shalat tarawih, memang para ulama memiliki pendapat yang berbeda. Umat muslim di Indonesia pada umumnya mengerjakan shalat tarawih dengan 8 rakaat atau 20 rakaat. Selain itu umat muslim di Indonesia juga biasanya setelah mengerjakan shalat tarawih akan melaksanakan shalat witir 3 rakaat. 

Tetapi jika akan melaksanakan shalat tarawih 20 rakaat harus memperhatikan tata cara melakukannya. Berikut dibawah ini tata cara shalat tarawih 20 rakaat yang benar diantaranya yaitu : 

1. Bacaan Niat Sebagai Imam Shalat Tarawih

Saat seseorang bertindak sebagai imam atau pemimpin shalat tarawih, maka bacaan niatnya seperti ini :

“Ushalli sunnatat Taraa wii hi rak’atayni mustaqbilal qiblati adaa ‘an imaa man lillaa hi taa ‘aalaa.”

Yang Artinya : “Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT.”

2. Bacaan Niat Sebagai Makmum Shalat Tarawih

Sedangkan bagi seseorang yang bertindak sebagai makmum, maka bacaan niatnya seperti ini : 

“Ushalli sunnatat Taraa wii hi rak’atayni mustaqbilal qiblati adaa ‘an ma’m uuman lillaa hi ta’aalaa.” 

Yang artinya : “Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah SWT.”

3. Urutan Cara Shalat Tarawih 20 Rakaat

  • Mengucapkan niat shalat tarawih dua rakaat sesuai dengan posisinya masing masing, apakah bertindak sebagai imam atau makmum. 
  • Membaca niat dalam hati saat takbiratul ihram dan bersamaan dengan mengucapkan takbir. 
  • Membaca surat Al-Fatihah lalu membaca salah satu surat dalam Al- Quran.
  • Rukuk.
  • Itidal.
  • Sujud pertama.
  • Duduk diantara dua sujud.
  • Sujud kedua.
  • Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum berdiri untuk mengerjakan rakaat yang kedua. 
  • Melakukan hal yang sama seperti pada rakaat pertama dimulai dari membaca Al-Fatihah hingga sujud kedua).
  • Pada rakaat yang kedua ini duduk tasyahud akhir dan salam.
  • Setelah itu melaksanakan kembali shalat tarawih 2 rakaat dengan satu salam hingga 10 kali. 

Banyaknya ulama yang menganjurkan supaya umat muslim membaca doa kamilin setelah mereka selesai mengerjakan shalat tarawih 20 rakaat. Setelah itu sebagian ulama juga menganjurkan supaya umat muslim membaca doa setelah selesai mengerjakan shalat witir 3 rakaat. Doa setelah shalat witir 3 rakaat tersebut dibaca setelah mengucapkan dzikir : “Subhaanal malikil qudduus (tiga kali). Setelah itu dilanjutkan dengan membaca : “Subbuu hun, qudduu sun, rabbun aa wa rabbul ma aa ‘ikati war ruuh.”

Kemudian membaca “Allaa humma innaka ‘afuwwun kar ii mun tuhibbul ‘afwa, fa’fu ‘ann ii (tiga kali). Lalu dilanjutkan dengan membaca : “Yaa kar ii mu, bi rahmatika yaa arhamar raa him iin.” 

Dengan mengetahui cara benar shalat tarawih 20 rakaat, diharapkan shalat tarawih yang dikerjakan nantinya berbuah menjadi amalan shalih.

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *