7 Tempat Wisata di Banjarmasin yang Paling Hits

Image result for reservasi.com banjarmasin

Ibukota Kalimantan Selatan ini lekat dengan julukan seribu sungai. Kota ini juga sangat terkenal dengan floating market atau pasar terapung. Siapa yang tak kenal dengan Banjarmasin yang memiliki sungai besar dan lebar.

Ada dua sungai di Banjarmasin yang sangat terkenal yaitu sungai Barito dan sungai Martapura. Keberadaan Sungai bagi warga Banjarmasin sangat vital karena sungai adalah salah satu bagian akses transportasi bagi warga Banjarmasin.

Ada banyak hotel di Banjarmasin yang bisa dijadikan tempat untuk menginap salah satunya adalah Mercure Banjarmasin.

Tempat wisata di Banjarmasin yang paling hits sangat beragam mulai dari tempat wisata alam, tempat wisata bersejarah, spot selfie untuk foto, tempat wisata kuliner. Berikut adalah ulasannya.

  1. Pasar Terapung

Floating market atau pasar terapung sangat populer di Bangkok. Namun jangan salah karena di Indonesia salah satunya Banjarmasin juga dikenal sebagai sentra floating market di Indonesia. Bahkan pasar terapung di Banjarmasin kerapkali menjadi ikon wisata.

Pasar Terapung Banjarmasin adalah pasar tradisional yang menggunakan perahu. Umumnya para pedagang berhenti di pinggir sungai, kemudian para pembeli berkeliling dengan menggunakan perahunya, berbelanja kebutuhan yang diinginkan.

Salah satu pasar terapung yang paling terkenal adalah di Sungai Barito. Menurut sejarah pasar ini sudah ada sejak lama. Pasar ini hanya berlangsung pagi hari. Jadi jika kamu ingin melihat aktivitas pasar terapung kamu harus bangun pagi.

  1. Taman Siring Sungai Martapura

Taman ini merupakan ruang terbuka publik yang berada di pinggir sungai Martapura. Tak heran jika pada sore hari, taman ini menjadi lokasi favorit untuk melakukan aktivitas wisata maupun olahraga.

Selain bisa menikmati pemandangan sungai, kamu pun bisa memancing di pinggir sungai ini. Disarankan untuk membawa alat pancing sendiri karena tidak ada penyewaan di sekitar sungai.

Pada setiap akhir pekan, taman ini sangat ramai dikunjungi anak-anak muda yang menyalurkan hobinya seperti bermain skateboard dan bermain sepeda BMX.

  1. Taman Maskot

Banjarmasin memiliki dua maskot yang digunakan yaitu monyet bekantan dan juga pohon kasturi. Untuk bisa melihat 2 maskot ini kamu tak perlu repot-repot datang ke dua tempat berbeda karena ada sebuah taman maskot yang memiliki pohon kasturi dan juga bekantan.

Lokasi ini memang sangat cocok untuk wisata foto. Selain itu Taman ini juga bisa digunakan untuk bersantai bersama keluarga. Taman ini memiliki fasilitas yang memadai, mulai dari tempat parkir yang luas, tempat ibadah, tempat bermain anak, bangku taman yang tersebar di berbagai sudut, hingga tempat wisata kuliner makanan khas Banjarmasin.

  1. Museum Wasaka

Wasaka adalah akronim dari Waja sampai kaputing. Kalimat tersebut adalah semboyan perjuangan warga Kalimantan Selatan.

Museum ini beralamat di Jalan Haji Andir, Kampung kendang Ulu, Banjarmasin Utara. Layaknya sebuah museum di beberapa daerah, museum ini dibangun dengan menggunakan desain rumah adat banjarmasin dengan karakter rumah panggung yang atapnya tinggi.

Koleksi museum wasaka ini sangat beragam, mulai dari benda-benda bersejarah hingga harta rampasan perang yang berhasil direbut dari kolonial Belanda. Salah satu koleksi yang menarik adalah sebuah sepeda yang pernah digunakan sebagai salah satu alat transportasi untuk mengantar surat rahasia pada masa perjuangan.

  1. Pulau Kembang

    Tempat wisata ini merupakan sebuah pulau yang berada di tengah sungai Barito. Selain menjadi habitat monyet-monyet dan beberapa burung khas Banjarmasin, menurut penuturan warga sekitar tempat ini memiliki seekor Raja Monyet.

    Salah satu yang perlu diwaspadai adalah tingkah laku monyet monyet yang selalu merebut makanan para pengunjung. Jadi pastikan kamu tidak membawa barang-barang ya atau barang-barang ya ambil dengan mudah oleh monyet monyet di pulau kembang ini.

    Kembang bukan hanya sebagai tempat wisata tetapi juga sebagai tempat ziarah yang terdapat sebuah altar untuk beribadah warga Tionghoa.

    6. Masjid Sultan Suriansyah

    Sejarah Islam di Banjarmasin sangat kental salah satunya adalah dengan bukti sebuah bangunan masjid yang berada di daerah kuin Utara Banjarmasin. Diperkirakan masjid ini didirikan antara tahun 1526 sampai 1550. Melihat usianya, Banjarmasin memiliki salah satu masjid tertua yang berlokasi di kuin utara.

    Salah satu ciri khas masjid ini yang berbeda dengan masjid pada umumnya adalah desain bangunan yang berbentuk rumah adat khas Kalimantan yaitu rumah panggung. Atapnya pun bukan dengan menggunakan kubah namun dengan menggunakan desain atap tumpang.

    Secara sekilas masjid ini hampir mirip dengan masjid yang ada di Demak, Jawa Tengah. Menurut beberapa sumber hal tersebut dikarenakan adanya hubungan erat antara kesultanan Islam di Banjarmasin dengan dan kerajaan Islam di Jawa pada saat itu.

    7. Pasar Intan Martapura

    Jika ingin berbelanja oleh-oleh khas Banjarmasin, salah satu tempat yang direkomendasikan adalah pasar Intan Martapura. Lokasinya memang cukup jauh sekitar 40 km dari Banjarmasin. Pasar ini beralamat di Jalan Ahmad Yani Martapura.

    Jika kalian datang ke Lombok kerajinan yang paling sering diminati adalah mutiara, sedangkan di Martapura salah satu penghasil tambang terbesar di Indonesia, kamu bisa mendapatkan intan atau batu permata terbaik di pasar Martapura ini.

    Uniknya wisatawan yang datang ke sini bukan hanya berasal dari Indonesia melainkan lintas negara, beberapa diantaranya berasal dari Singapura, Malaysia hingga Brunei Darussalam.

Jika kamu hendak berwisata ke Banjarmasin, jangan lupa mengecek reservasi.com mendapatkan promo tiket hotel terbaik. Bisa mendapatkan potongan harga sesuai dengan promo yang berjalan berbeda-beda setiap harinya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *