Pilih Jual Sendiri Atau Melalui Jasa Jual Beli Rumah?


Menjual properti tidak bisa dilakukan dengan cara yang biasa dilakukan untuk menjual barang. Diperlukan cara dan langkah – langkah khusus untuk melakukan transaksi jual beli rumah. Nilai jual rumah yang cukup tinggi membuat kegiatan jual beli rumah pada saat ini cukup sulit untuk mendatangkan pembeli. Tidak seperti menjual barang lain pada umumnya yang hanya membutuhkan waktu berhari – hari atau berminggu – minggu. Ketika kamu menjual rumah dibutuhkan waktu yang cukup lama bisa sampai berbulan – bulan atau bahkan sulit laku dalam beberapa tahun. Hal inilah yang menyebabkan timbulnya jasa agen jual beli rumah atau broker dan agen poroperti. Broker atau agen jual beli rumah ini sering disebut sebagai makelar atay perantara. Dengan menggunakan jasa jual beli rumah ini, kita akan mendapatkan bantuan untuk menawarkan rumah yang kita jual ke calon pembeli yang datang kea gen atau broker.

Namun, jasa broker dan agen jual beli rumah ini tentunya tidak diberikan secara cuma – Cuma. Kita harus membayarkan sejumlah uang untuk menghargai kerja kerasnya. Selain itu agen jual beli rumah ini pun memiliki peran sebagai sales atau tim pemasaran untuk produk rumah yang kita jual. Mereka mungkin memerlukan dana untuk memasang spanduk dan iklan guna memasarkan rumah yang kita jual. Meskipun begitu, ada sebagian masyarakat yang cukup anti untuk menggunakan jasa jual beli rumah ini. Broker atau agen properti sering kali dituduh masyarakat menaikan nilai jual rumah terlalu tinggi dan lagi mereka pun masih mengutip komisi dari penjual dan pembeli rumah. Untuk mengetahui lebih detail mengenai penjelasan menjual rumah dengan cara sendiri atau menjual dengan menggunakan jasa age dan broker.

  • Nilai Plus Jual Rumah Sendiri

Tidak Mengeluarkan Biaya Komisi

Proses jual beli yang kita lakukan tentu tidak perlu mengeluarkan budget untuk membayar jasa apapun karena kita yang melakukan pemasaran sendiri. Kamu akan mendapatkan keuntungan yang utuh tanpa harus berbagi dengan pihak agen atau broker yang membantu proses jual beli rumah.

Bebas Menentukan Nilai Jual Sendiri

Ketika kamu menjual rumah sendiri kamu memiliki hak sepenuhnya untuk merubah nilai jual rumah yang kamu tetapkan entah itu diturunkan atau dinaikan. Berbeda jika kamu menggunakan jasa broker atau agen jual beli rumah, kamu harus menghubunginya terlebih dahulu untuk melakukan revisi harga rumah.

  • Nilai Minus Jual Rumah Sendiri

Lakukan Pemasaran Seorang Diri

Menjadi serorang marketing untuk menjual rumah sendiri memang cukup merepotkan. Tidak cukup dengan hanya memasang papan bertuliskan “Rumah Dijual” di pagar rumah saja. Kamu harus menjangkau pasar lebih luas dengan melakukan pemasangan iklan di Internet, Koran ataupun majalah dan media lainnya.

Siap Layani Calon Pembeli

Kamu harus selalu siap ketika tiba – tiba ada calon pembeli yang meminta untuk bertemu dan memeriksa lokasi rumah yang kamu jual. Entah ini pembeli yang serius atau pun pembeli yang hanya sekedar iseng. Selain itu pengurusan surat dan kebutuhan lainnya pun harus kamu selesaikan sendiri.

 

  • Nilai Plus Pakai Jasa Broker

 

Rumah Cepat Laku

Dengan pengalaman dan koneksi luas yang dimiliki oleh agen jual beli rumah atau broker, tentu akan membuat rumah yang kamu jual menjadi sangat cepat laku. Mereka bisa dengan mudah menjangkau pembeli yang memiliki minat untuk memiliki rumah yang kamu jual.

 

Hemat Waktu Dan Tenaga

Kamu tidak lagi harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk menemui calon pembeli dan menjelaskan dengan detail spesifikasi rumah atau melakukan pemasangan iklan dan memasarkan rumah di berbagai media. Kamu tinggal menunggu telepon kabar dari broker atau jasa jual beli rumah yang kamu pakai jasanya.

 

  • Nilai Minus Pakai Jasa Broker

 

Membayar Biaya Komisi

Memberikan bayaran untuk jasa agen properti memang terlihat wajar dan wajib untuk dilakukan. Setidaknya kamu membayar jasa agen senilai 2 % dari nilai jual rumah. Besaran ini biasanya masih bisa di sesuaikan dengan kesepakatan di awal pertemuan.

 

Siap Hadapi Resiko Penipuan

Ketika kamu pertama kali menggunakan jasa agen jual beli rumah. Kamu akan dihadapkan dengan resiko penipuan. Karena biasanya broker dan agen properti akan mengurus semua surat menyurat jual beli rumah. Maka itu kamu harus selektif jika ingin menggunakan jasa agen ini.

Terikat Perjanjian

Ketika kamu menyerahkan penjualan rumah kepada agen properti atau broker, kamu sudah membentuk sebuah ikatan dengan broker tersebut. Jadi, meskipun kamu mendapatkan pembeli sendiri yang datang menemuimu proses jual beli rumah tetap harus dilakukan dengan melibatkan agen properti atau broker tersebut.

Setelah melihat perbandingan diatas rasanya kita sudah bisa menarik kesimpulan masing – masing. Tampaknya menggunakan jasa jual beli rumah untuk memasarkan rumah kita merupakan pilihan yang paling tepat. Komisi yang kita keluarkan pun dirasa wajar bila dibandingkan dengan kereportan kita ketika menjualnya sendiri. Untuk mengatasi segala nilai minus dari broker kita perlu untuk mengantisipasinya dengan cara memilih broker atau agen properti yang memiliki reputasi dan kinerja yang baik.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *