Kapal Kemanusiaan Untuk Saudara Kita di Sudan Selatan

Sudan Selatan merupakan sebuah negara yang berada di Afrika Timur dan berbatasan dengan Etiopia. Setelah mengalami perang selama lebih dari dua dekade, Sudan Selatan akhirnya memutuskan untuk memisahkan diri dari Sudan dan menjadi negara sendiri. Namun, perang yang terjadi masih belum terlihat akan mereda.

Di tengah situasi yang demikian, Sudan Selatan juga dihadapkan dengan musibah berupa bencana kelaparan yang menimpa negara tersebut. Ketidakstabilan musim sepanjang 2016 lalu, menjadikan Sudan Selatan beresiko mengalami bencana kelaparan. Ribuan warga Sudan Selatan mengalami kekurangan pangan yang parah. Hal ini menyebabkan tingkat gizi buruk masyarakat meningkat cukup tinggi. Meskipun musim panen berlangsung, hasil panen yang berada di bawah rata-rata tetap tidak dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sehingga harga-harga pasar meningkat cukup tajam dan menyebabkan penurunan nilai mata uang yang semakin memperburuk keadaan. Jutaan masyarakat menghadapi kondisi rawan pangan yang serius dan angka ini terus mengalami peningkatan sepanjang waktu.

Kondisi ini semakin diperparah dengan terjadinya kerusuhan yang menyebabkan sebagian besar petani kehilangan ternak dan alat-alat pertanian yang mereka miliki. Hal tersebut mengakibatkan hancurnya produksi pangan di beberapa daerah. Kehancuran ini pun mulai merambat hingga ke daerah yang sebelumnya stabil. Jutaan masyarakat dihantui oleh masalah kebutuhan makanan, kekurangan gizi, ketersediaan air bersih, kebersihan dan kesehatan, perlindungan anak, hingga kematian.

Pada 20 Februari 2017, PBB secara resmi menyatakan bajwa Sudan Selatan mengalami bencana kelaparan. Pernyataan resmi ini menyiratkan kondisi Sudan Selatan yang sudah sangat serius dan telah menyebabkan banyak orang mati kelaparan.

Sebagai langkah meringankan kondisi yang dihadapi masyarakat Sudan Selatan, Aksi Cepat Tanggap (ACT) membuka kesempatan pada masyarakat luas untuk memenuhi panggilan kemanusiaan dalam hatinya. ACT menerima uluran kemanusiaan baik berupa tenaga dan waktu sebagai relawan atau melalui donasi untuk Sudan Selatan.

Program dengan tajuk “Kapal Kemanusiaan” ini bertujuan untuk membantu mengatasi krisis yang terjadi di Sudan Selatan. Program ini berfokus kepada pemberian makanan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Sudan Selatan. Dengan adanya program ini, diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang meninggal akibat kelaparan. Untuk mewujudkan program ini, ACT membutuhkan banyak dana yang akan digunakan untuk membeli kebutuhan pangan dan air bersih bagi masyarakat Sudan Selatan. Oleh karena itu, kami membutuhkan bantuan anda untuk menjadi bagian dalam aksi kemanusiaan ini sebagai donatur program “Kapal Kemanusiaan”.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *